A fairy tale

A fairy tale.....
tells the lion loves the lamb
The deer loves the snail
the bird with the hen
A fairy tale....
the hero never loses fight the villain
addicted to the  heroin
he is the princes charming
A fairy tale....
wonder i, those are all  unreal

Twilight

Setelah sekian lama vakum meng-up-date blog, akhirnya pagi ini aku bisa membagikan ceritaku pagi ini dan hari-hari yang lalu.
The Story began after the community service, yup cerita ini berawal dari berakhirnya KKN tepat tanggal 9 September 2012. Akhirnya beban selama dua bulan itu pun berakhir, meski dengan ending yang kurang begitu memuaskan. Tapi setidaknya satu kewajiban kuliah terpenuhi. However, it means the most difficult thing in my study is waiting for me...Skripsi.
Sempat mengabaikan skripsi karena padatnya jadwal KKN, akhirnya aku pun bisa melanjutkan perjuangan mendapatkan dosen pembimbing. Dan akhirnya, Mr. D lah yang menjadi dosen pembimbingku, Alhamdulillah....selanjutnya, tepat tanggal 13 September pukul 14.00 bimbingan pertama untuk skripsiku pun terlaksana. Bimbingan pertamaku hari itu menjadi awal dari semua kegalauanku.Yup, galau karena ternyata segudang PR menantiku, mulai dari mengumpulkan data sampai mensorting data.
Sedikit cerita tentang skripsiku, aku mengambil film Twilight Saga sebagai objek penelitian dengan fokus analisis simbol. Sebelumnya tidak terfikir akan menjadi ribet, tapi ternyata....hmmmm dari bimbingan pertama saja aku sudah harus mengedit 1366 dialog film, membandingkan script dg dialog, mengcapture adegan-adegan penting, dan membaca 445 halaman buku panduan ilustrasi. Ternyata seperti ini toh skripsi itu.......
Dan semenjak hari itu pekerjaan utamaku adalah menonton Twilight, membaca buku Twilight, script Twilight, .......sampai pagi ini aku masih berjuang.

Selalu ada mereka di hatiku

Mengutip pendapat salah seorang temanku "Kebersamaan yang satu akan menghapus kebersamaan lainnya"...
Awalnya aku tidak begitu setuju, karena aku selalu berusaha untuk menjaga kebersamaan dengan orang-orang terdekatku. Aku tidak pernah melupakan mereka yang mengenalku terlebih dahulu setelah aku menemukan orang-orang baru. Tapi itu aku, aku tidak pernah menghapus kebersamaanku dengan mereka. Bagaimana dengan mereka? apakah mereka juga sepertiku? apakah mereka selalu mengingatku seperti aku yang selalu mengingat mereka? Apakah kebersamaan mereka dengan orang-orang baru tidak menghapus kebersamaannya denganku?
Mungkin pendapat temanku ada benarnya, , ,meski hati kecilku selalu menentangnya. Bagiku, semua yang pernah ada dalam hidupku akan tetap ada sampai kapan pun. Raga mungkin akan terpisah oleh ruang dan waktu, tapi jiwa semoga tetap terpaut padu.






 Untuk mereka yang dahulu, sekarang, dan esok akan tetap ada di hatiku.....:)