Galau....


Inilah saat-saat dimana aku merindukan kampung halaman. Rindu akan kasih sayang seorang ibu, ayah, dan adik. rindu akan kehangatan keluarga. Inilah saat kesepian, tiada satupun teman. Kemana mereka? entahlah, pastinya mereka punya dunianya sendiri. Inikah tandanya harus sudah mulai memikirkan 'pasangan'? Mungkin.

Hari ini mengingatkanku akan masa tiga tahun silam, saat pertama kalinya aku menginjakan kaki di kota gersang nan menawan ini, Jogja.Aku masih ingat betul betapa memelasnya diriku berjalan gontai menyusuri sepanjang jalan sekedar untuk melaihat kerumunan orang. Tujuannya? tentu agar merasa tidak sendirian. Melihat mereka yang beragam setidaknya memberi motifasi bahwa masih ada kehidupan disekitar, masih ada manusia meski tak saling mengenal. Ada mereka yang mungkin jauh lebih kesepian.

Hari ini aku mengulanginya meski agak sedikit berbeda. Jikalau dulu aku benar-benar berjalan kaki seperti gelandangan frustasi, hari ini setidaknya aku ditemani Meo2 ku, Si merah yang setia. Langkah pertamaku mengantarkanku ke fakultas. Satu-satunya tujuan jelas yang aku miliki hari ini. Berjalan di lorong kampus yang sepi, akhirnya aku putuskan untuk singgah di masjid. Bukan untuk beribadah, karena memang bukan waktunya, tapi menemui seseorang yang aku kenal, si Emo. Bersamanya sedikit membuatku tertawa. Lagi....setelah dia pergi akupun memutuskan untuk pergi ke perpustakaan, bermaksud mengerjakan tugas, tapi ujungnya palah makan dan klintungan nggak jelas kaya orang ilang. Frustasi dengan keadaan akhirnya aku memutuskan untuk singgah di sebuah ruang yang sejak tiga tahun yang lalu telah menjadi rumah keduaku. ruang kantor organisasi tempatku bernaung. Disanalah awal aku mendapat keceriaan yang tak pernah kurasakan, disanalah aku bertemu mereka-mereka yang menajubkan, disanalah aku banyak belajar, disanalah aku merasakan canda, tawa, duka, dan bahagia dalam persahabatan, disanalah aku menemukan keluarga ke2 tempatku berkeluh kesah, berbagi, dan mengasihi. Disana selalu ada saja orang-orang jenaka yang bisa membuatku tertawa. hari ini aku bertemu kaka ke-5, si gondrong yang suka bercanda. Untunglah aku mulai bisa belajar untuk kebal dengan segala macam candaannya. Bersama dia dan beberapa yang lainnya aku nimbrung numpang online sejenak, dan akhirnya blogging bareng ka gondrong sedikit menghilangkan kebete-anku.

Lapar...akhirnya aku memutuskan untuk pulang, makan, dan kemudian tanpa sadar terlelap tidur didiringi alunan musik dari si Nepy yang juga selalu setia. Begitu terbangun, bukan hilang semua galau, justru bertambah kian penat hanya dengan masalah lampu mati......tidak adakah stupun yang berinisiatif untuk mengganti? haruskah aku menggantinya untuk yang kedua kali?

Sudahlah..........hal yang menyenangkan hanyalah mencatat semuanya dalam blog ku ini.

0 comments:

Post a Comment

Leave a comment guys....so that i can improve myself.