Debat oh Debat

Kemarin, 10/7 aku diberi kesempatan mencoba kemampuanku mencetuskan ide dan gagasan, mengolahnya, dan memberi argumen untuk mendukungnya dalam kompetisi debat bahasa inggris. sebenarnya ini bukan pertama kalinya aku mengikuti English Debate, tapi aku sudah vacum hampir empat tahun. mendengar namaku menjadi salah atu delegasi tentunya bukan hal yang mudah untuk memutuskan ya/tidak. tapi ditunjuk berarti dipercaya dan aku tidak mau menyia-nyiakannya.
Sama saja..
Awalnya aku pikir akan ada banyak sekali perbedaan antara University Debate dengan School Debate, tapi ternyata tidak ada perbedaan yang begitu signifikan. Lagi, awalnya aku juga berfikir lawanku akan jauh sekali kemampuannya dariku baik dari segi teknis ataupun materi ide, tapi ternyata sama saja yang beda hanyalah mereka lebih bisa mengembangkan argumen, mengorganisasinya sehingga dapat tersampaikan dengan baik. itulah poin yang harus aku pelajari.
Bertemu teman baru....
Kompetisi debat merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi karena  orang yang terlibat didalamnya pastilah orang-orang yang kritis, yang mempunyai ide-ide cermelang, dan pandai berdiplomasi. merekalah politikus-politikus dalam negara yang mereka buat sendiri. bertemu dengan para debaters unggulan merupakan suatu pengalaman yang berharga karena aku belajar bagaimana memunculkan ide, membangun pondasi ide, mengembangkan kerangka ide, dan menyempurnakan ide dengan memberikan argumen penguat yang relevan dan dapat diterima.
Belajar dari kekalahan..
meski belu mendapat hasil yang memuaskan, setidaknya aku banyak belajar bahwa tidak ada gunanya ide yag tidak diungkapkan. tidak ada gunanya kemampuan yang tidak diuji. setidaknya setelah ini saya lebih percaya diri bahwa saya mampu berada diantara mereka...

0 comments:

Post a Comment

Leave a comment guys....so that i can improve myself.